Indonesia akan menyelenggarakan kejuaraan piala
dunia U-20 yang rencanyanya akan di laksanakan di bulan Mei 2023. Sejauh ini berbagai perseiapan telah di
lakukan oleh pihak-pihak terkait dalam mempersiapkan event ini agar dapat
terselenggara dengan lancer, baik itu oleh pemerintah Indonesia maupun oleh
otoritas sepakbola Indonesia, yaitu PSSI.
Ini bukan kode emiten saham ya walau sama..hehe.
Nah... setelah polemic yang terjadi di tubuh
PSSI yang luar binasa..eh biasa dengan terjadinya tragedy kanjuruhan yang
menelan korban sampai ratusan jiwa itu, seharusnya ini selalu di peringati oleh
sebagian insan sepakbola nasional, terutama Arema dan Fansnya seperti Liverpool
dan fansnya memperingati peristiwa Hilsborough dan menjadikan pelajaran. Terjadilah kongres luar biasa yang luar biasa
kocaknya, memperlihatkan bagaimana orang-orang yang mengelola sepakbola
Indonesia selama ini. Pantesan gak bisa
juara sekalipun untuk level ASEAN ya..:)
Kalau kata Mamat Alkatiri, komika yang
gantengnya maha dahsyat itu sebaiknya PSSI di bubarkan aja dulu biar nanti di
bentuk lagi dengan di isi orang-orang baru.
Eh mat, mau di bubarin berapa kalipun dan di bentuk baru lagi
percuma. Karena sebagian yang berkecimpung
dan memiliki klub-klub sepakbola yang fanbasenya besar ya mereke. Dengan sistem keanggotaan dan sistem voter
yang ada di sepakbola mau gak mau dia-dia lagi yang isi... please jangan tersinggung ya mat...
Pada akhirnya PSSI memilih Ketua Umum dan Wakil
ketua umum yang baru, sementara untuk EXCO sulit ya... makanya sebagian masih
di isi orang lama, jadi jangan berharap terlalu banyak atau jangan berharap
sepakbola kita berevolusi dengan cepat menjadi salah satu industry terbesar
yang akan memiliki pengaruh besar terhadap perekonomian RI.
Dan sekarang ketika semuanya berjalan dengan
lebih baik organisasi sepakbola kita, tapi belum untuk kompetisi dan struktur
sepakbola lainnya ya.. Indonesia bersiap
untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Segala sesuatunya sudah di persiapkan baik venue, fasilitas dan lain
sebagainya, ternyata polemic tidak berhenti sampai di situ. Di luar dugaan Timnas U-20 Israel berhasil
menjadi ranner up di gelaran EURO U20 dan menjadi salah satu wakil Eropa di
Piala Dunia U-20. Eng..ing...eng... masalahpun muncul, karena secara tradisi
Indonesia selama ini selalu mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam
pendudukan atau pencaplokan wilayah Palestina oleh Israel yang di biarkan oleh Negara-negara
Eropa, Amerika, PBB Amesiapeajedeh..
Tentu saja penolakan terhadap Timnas U-20
Israel ini terjadi di mana-mana, maksudnya di wilayah RI ya. Karena selain masalah pendudukan tadi, juga
Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatic dengan Israel.
Tapi, lagi-lagi masalah ini bukanlah masalah
yang mudah. Karene kitalah yang
mengajukan diri sebagai tuan rumah piala dunia ini, maka segala konsekuensinya
harus siap. Mau tidak mau pemerintah
harus tetap memfasilitasi Timnas U-20 Israel dalam hajatan yang sejatinya
adalah milik FIFA. Kita mah ketempatan
karena ingin memperoleh keuntungan dari hajatan ini. Seperti keikutsertaan Indonesia di piala
dunia U-20 ini, dan kemungkinan keuntungan ekonomi imbas dari geliat sepakbola
di Indonesia karena ajang ini bisa menggerakkan perekonomian.
Jadi gimana dong? Apalagi penolakan sudah massif
dan meluas, apalagi ini sudah tahun politik.
Hmmm ini akan jadi isu yang menarik dan bisa digunakan untuk menarik
simpati masyarakat Indonesia yang mayoritas muslim. Nah ini sekedar ide aja sih.... pada dasarnya kita sebagai negarayang
mendukung kemerdekaan Palestina memang harus menyuarakan sikap kita. Tapi di lain sisi kita juga tidak bisa
memaksa pemerintah untuk melarang Timnas U-20 Israel untuk datang dan ikut dalam
ajang tersebut. Karena kalau itu terjadi
berarti Indonesia gak akan pernah bisa jadi tuan rumah Olimpiade, Piala Dunia
senior, karena kemungkinan Israel ikut di sana besar.
Jadi daripada kita bikin pusing pemerintah
mending kita manfaatkan exposure yang besar terhadap ajang ini untuk
menyampaikan asprov kita..eh salah lagi aspirasi kita di setiap momen di mana
timnas Israel ini berada. Misalnya kita
demo sepanjang jalan masuk stadion tempat pertandingan Israel dengan
spanduk-spanduk yang besar menolak pendudukan Israel, free Palestine dll. Pasang juga spanduk di tribun, buat koreo
menolak pendudukan Israel... ini kalau
saya gak salah ya, yang kita kecam kan pendudukan Israel ya, bukan orang
Israel. Karena kalau menolak orang
Israel berarti menolak ciptaan Allah dong.
Yah pokoknya gitu deh, kita buat agar dukungan kita terhadap kemerdekaan
Palestina bisa di sorot dunia, ini kesempatan.
Nah kalau mau pakai kaus dengan sablonan free Palestine
saya ada nih... bisa di pesan..hehe..
I
Tidak ada komentar:
Posting Komentar